Mobil Truk Bermuatan Bahan Kimia Dibawa Kabur 10 Perampok

[SERANG] Sebuah mobil truk bermuatan bahan kimia sebanyak 20 ribu liter dari PT Polychem, Bojonegara Serang, dirampas oleh 10 orang perampok, dan kemudian membawa kabur mobil tersebut. Pengemudi dan kernek mobil itu diborgol oleh para perampok dan dibuang di pinggir jalan di Jalan Raya Cikande, tidak jauh dari lokasi PT Pigeon, Kawasan Industri Modern, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil truk bernopol B 9034 KA itu dikemudi oleh Muhtadi dan ditemani kernek Data, sedang membawa bahan kimia itu menuju Jakarta. Namun, ketika tiba di Cikande, tiba-tiba 10 orang perampok langsung merampas mobil itu, sementara sopir dan kernek diborgol dan dibuang di pinggir jalan. Peristiwa itu terjadi Rabu (28/11) dinihari sekitar pukul 02.30 WIB.

Selain membawa kabur mobil truk beserta 20 ribu liter bahan kimia, para perampok juga membawa kabur uang milik pengemudi sebesar Rp 600 ribu dan satu buah handphone. Kedua korban tersebut tak berkutik, karena dipukul oleh sepuluh perampok dengan menggunakan pipa besi.

Kapolsek Cikande, AKBP Yoga Putra Prima ketika dimintai konfirmasi, Rabu (28/10) membenarkan adanya peristiwa perampokan tersebut.

“Kami sedang memburu pelakunya,” ujarnya.

Yoga menjelaskan perampok yang berjumlah 10 orang tersebut ketika melakukan kejahatan menggunakan dua mobil jenis Kijang, salah satunya Avanza. Salah satu mobil yang digunakan penjahat itu, kata Yoga, sudah diketahui, nomor polisinya.

Menurut penuturan korban, yang mempunyai alamat di Ranca Bungur Bogor, Jawa Barat, dirinya yang bekerja di PT Segala Citra Perkasa , Karawang, usai mengangkut bahan kimia dari PT Polychem, para pelaku dengan menggunakan dua mobil menghentikan kendaraannya. Lalu menghampirinya dan memukul mukanya dengan pipa besi hingga tak sadarkan diri.

Setelah itu keduanya dipindahkan ke mobil milik pelaku, sementara mobil tersebut dikendarai oleh pelaku yang lain.

”Handphone dan uang saya juga dirampas para perampok itu, “ kata Muhtadi.

Yoga lebih lanjut menjelaskan kedua korban diturunkan dalam keadaan tak sadarkan diri dengan kedua tangan diborgol dan mulut ditutup lakban, tidak jauh dari PT Pigeon, Cikande.

Setelah sadar dan lakban yang menempel di mulut keduanya lepas, mereka berteriak minta tolong.

“Teriakan saya didengar Satpam PT Pigeon, lalu mereka mengantar saya lapor ke polisi,“ ungkap Muhtadi.

Sementara truk tangki kimia berhasil ditemukan di pinggir jalan di Kampung Laes Desa
Sukamaju Kibin, Kecamatan Cikande, berdasarkan informasi Yanto, warga sekitar.

“Mobilnya sekarang sudah diamankan, dan isinya berupa bahan kimia masih ada. Namun kami masih memburu para pelakunya, “ kata Yoga. [elde]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: