Pelabuhan Karangantu Diproyeksikan Jadi Kawasan Wisata Kuliner

[SERANG] Pelabuhan Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten akan diproyeksikan menjadi kawasan wisata kuliner yang higienis. Pelabuhan yang selama ini juga menjadi pasar ikan tradisional ini juga akan dijadikan sentra penjualan ikan terbesar dengan rencana peningkatan status menjadi pelabuhan nusantara.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Banten HM.Masduki ketika melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Karangantu, Selasa (20/11).

 “Pelabuhan Karangantu saya kira tidak kalah menarik  untuk dikelola potensinya  secara mksimal. Kawasan Karangantu, akan menjadi daerah tujuan wisata kuliner yang paling mengasyikan dengan menu khas ikan baker,” kata Masduki.

Masduki menjelaskan  Pelabuhan Karangantu tidak bisa berkembang dengan pesat bukan lantaran hasil tangkapan ikan nelayan setempat kurang bagus tapi karena adanya sejumlah faktor lain, yakni  nelayan setempat memilih menjual ikannya ke daerah lain, lantaran di Karangantu tidak bisa memberikan jaminan harga maupun pembayarannya.

Karena itu kata Masduki, Pelabuhan Karangantu harus ditata menjadi kawasan wisata dengan bentuk pasar ikan higienis yang dipadukan dengan kawasan wisata yang telah ada, yaitu kawasan wiasata ziarah Banten Lama yang lokasinya  berdampingan dengan Pelabuhan Karangantu.

“Kalau Karangantu sudah mejadi kawasan wisata, maka nelayan tidak perlu menjual ikannya keluar dari Karangantu. Ikan akan langsung dibeli para pengelola tempat wisata kuliner sehingga ada dampak peningakatan ekonomi bagi masyarakat nelayan,” ujarnya.

Budidaya Rumput Laut

Lebih jauh, Masduki mengatakan, kawasan Karangantu juga akan dijadikan tempat untuk pembudidayaan kekayaan laut seperti rumput laut dan kepiting.

“Segala potensi yang ada, kita akan berdayakan secara optimal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Namun, memang sering ditemukan kendala kekurangan modal. Karena itu, kami akan mengimbau bank-bank milik pemerintah untuk memperhatikan masalah kredit modal usaha dengan persyaratan yang ringan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan  untuk satu paket budidaya rumput laut hanya dibutuhkan modal Rp7,5 juta. Dana sebesar itu telah meliputi sejumlah perlengkapan dan perahu untuk operasional, dengan masa dua tahun. Selama dua tahun itu bisa melakukan masa panen setiap 40 hari.

“Bila setiap 40 hari panen, selama dua tahun bisa 10 kali panen. Sedangkan rata-rata setiap panen menghasilkan Rp7 juta. Itu  berarti selama dua tahun bias menghasilkan Rp70 juta. Ini potensi bagus yang harus mendapatkan penanganan serius,” katanya.

Ia meminta dinas-dinas terkait segera melakukan langkah-langkah membuktikan kepada masyarakat semua agenda itu. “Kita harus buktikan, dengan segera melengkapi berbagai fasilitas yang diperlukan, termasuk perbaikan sarana transportasi ke wilayah ini,” ungkap Masduki.

Sementara itu Penjabat Wali Kota Serang, Asmudji menyambut positif rencana itu. Namun katanya, pihaknya hingga saat ini belum bisa berbuat banyak untuk menyikapinya, karena masih berkonsentrasi menyiapkan perangkat pemerintahan di Kota Serang.

Sedangkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Banten Suyitno menyatakan, pihaknya akan secepatnya mngambil langkah-langkah terkait rencana itu. Bahkan sebagian dari rencana itu telah menjadi program yang siap dilaksanakan pada tahun 2008 mendatang.

“Karangantu statusnya bisa dinaikan menjadi pelabuhan perikanan nusantara. Tapi ini harus dibuktikan dulu, agar masyarakat nelayan tidak menelan kekecewaan,” katanya.

Kepala Pelabuhan Karangantu Suprapto menyatakan, Karangantu harus mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Banten dan Kabupaten Serang.

“Selama ini  Pelabuhan Karangantu sulit dikembangkan karena lahannya sangat sempit. Karena itu kami meminta Pemprov Banten dan Pemkab Serang untuk membantu menyiapkan lahan yang secukupnya guna mendukung terlaksananya rencana pengembangan Pelabuhan Karangantu,” katanya. [elde]

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: